Siswa SMA di Bondowoso Dibekali Keterampilan Public Speaking melalui Program Bersama

Redaksi | News
oleh

Bondowoso.Kliksurabaya- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam menguasai keterampilan komunikasi publik yang handal. Guna mewujudkan visi tersebut, Pemkab Bondowoso menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Jember untuk menggelar Pelatihan Public Speaking dan Master of Ceremony (MC). Kegiatan ini dilaksanakan secara resmi di Ruang Ijen Raung, Kantor Pemkab Bondowoso, pada Senin (22/06/2026).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bondowoso, Dwi Wahyudi, S.Sos., M.M. Program pelatihan ini dirancang secara khusus untuk membekali para peserta dengan teknik komunikasi yang efektif, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membentuk karakter yang profesional saat berbicara di depan publik.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kominfo Bondowoso, Dwi Wahyudi, menyampaikan bahwa agenda pelatihan ini bukan sekadar program edukasi biasa, melainkan bagian integral dari perayaan hari besar keagamaan dan budaya yang sarat makna di Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian penting dari pelaksanaan Festival Muharram 1884 H. Kami ingin momentum hijrah ini juga menjadi momentum peningkatan kapasitas diri, terutama bagi generasi muda dan aparatur pemerintah dalam hal seni berbicara di depan publik.

Pihaknya menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan era digital saat ini, kemampuan public speaking bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan aset berharga (soft skill) yang wajib dimiliki. Keterampilan ini dinilai sangat krusial untuk membangun serta memperkuat citra positif, baik bagi individu, organisasi, maupun instansi pemerintahan di mata masyarakat.

Antusiasme terhadap pelatihan ini tergolong sangat tinggi. Ruang Ijen Raung dipadati oleh 53 peserta yang siap menyerap ilmu komunikasi. Untuk memastikan dampak pelatihan yang luas dan berkelanjutan, kepesertaan sengaja dikombinasikan antara sektor pendidikan dan pemerintahan. Sinergi ini mencakup 43 peserta dari kalangan pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat di Kabupaten Bondowoso, dan 10 peserta perwakilan dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bondowoso.

Keterlibatan aktif dari para pelajar diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit fasilitator dan MC muda berbakat yang nantinya dapat menghidupkan berbagai forum kepemudaan di Bondowoso. Di sisi lain, bagi perwakilan OPD, pelatihan ini ditargetkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendongkrak profesionalisme aparatur saat memandu acara-acara resmi kedinasan.
Guna menyajikan materi yang berbobot, mendalam, dan aplikatif, penyelenggara menghadirkan narasumber ahli yang berpengalaman di bidang komunikasi, yaitu Devi Fitrah Megawati, S.Pd., CPRO., CPS.

Sebagai seorang praktisi dan profesional bersertifikat, Devi mengupas tuntas berbagai tantangan mendasar dalam komunikasi publik. Materi yang disampaikan meliputi Strategi jitu mengatasi rasa gugup (stage fright). Teknik olah vokal dan intonasi yang tepat. Pemanfaatan bahasa tubuh (body language) secara efektif. Etika serta aspek keprotokolan menjadi seorang MC yang handal.

Demi memastikan pemahaman yang komprehensif, pelatihan tidak hanya berfokus pada penyampaian teori. Para peserta juga diajak langsung melakukan simulasi dan praktik interaktif guna mengasah mental serta kesiapan saat berhadapan langsung dengan audiens.

Melalui sinergi solid yang dibangun antara Pemkab Bondowoso dan LPP RRI Jember ini, para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang telah didapat ke dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup organisasi sekolah maupun di lingkungan kerja pemerintahan. Langkah nyata ini diharapkan mampu membawa Kabupaten Bondowoso bertransformasi menjadi daerah yang lebih dinamis, maju, dan komunikatif.