Bondowoso Job Fair 2026 Angkatan Muda Pekerja Tangguh Menuju Bondowoso Berkah

Redaksi | Headline | News
oleh

Bondowoso.kliksurabaya.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menunjukkan komitmen berkelanjutannya dalam mempercepat akselerasi ekonomi daerah, menekan angka pengangguran, serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Komitmen nyata ini diwujudkan melalui pembukaan bursa kerja terpadu Bondowoso Job Fair 2026 yang mengusung tema “Angkatan Muda Pekerja Tangguh Menuju Bondowoso Berkah”, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., di Balai Latihan Kerja (BLK) Bondowoso pada Kamis (30/7/2026).

Peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i, S.E., Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan TK) Kabupaten Bondowoso Dr. Hari Cahyono, S.T., M.M., serta jajaran perwakilan Perangkat Daerah setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menyampaikan apresiasi mendalam kepada DPMPTSP dan TK Kabupaten Bondowoso atas inisiasi kegiatan yang dinilainya sangat krusial ini. Bupati menegaskan bahwa Job Fair tahun ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam menjembatani kebutuhan para pencari kerja dengan dunia usaha dan industri.

Bondowoso Job Fair 2026 adalah langkah konkret kita bersama untuk membuka akses kesempatan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat. Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk memberikan jalan bagi anak-anak muda kita agar dapat berkarya dan berdaya.

Langkah agresif Pemkab Bondowoso dalam membenahi sektor ketenagakerjaan mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data resmi tahun 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Bondowoso berhasil ditekan hingga angka 2,55 persen. Capaian ini menjadi bukti konkret bahwa sinergi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mampu memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan ketenagakerjaan daerah.

 

Meski demikian, Bupati mengingatkan seluruh pihak agar tidak berpuas diri, mengingat tantangan ke depan masih cukup besar. Ribuan pencari kerja, khususnya lulusan baru dari jenjang SMA, SMK, MA, hingga perguruan tinggi, masih membutuhkan akses pekerjaan yang layak. Oleh karena itu, Pemkab Bondowoso terus memacu iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan dan promosi potensi daerah, dengan catatan investasi yang masuk harus memberi manfaat langsung bagi penyerapan tenaga kerja lokal.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 40 perusahaan mitra dari berbagai sektor industri berpartisipasi dengan menyediakan total 1.224 lowongan kerja. Menariknya, Job Fair 2026 juga berkomitmen pada kesetaraan dengan menyediakan kesempatan kerja khusus bagi penyandang disabilitas.

Antusiasme masyarakat menyambut agenda ini tergolong sangat tinggi, terbukti dari tercatatnya 2.551 pencari kerja yang terdaftar sebagai peserta. Bupati berpesan agar para pencari kerja memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya sembari terus mengasah soft skill maupun hard skill.

Dunia kerja saat ini menuntut kemampuan adaptasi yang cepat terhadap perkembangan teknologi, kreativitas tinggi, dan sikap profesional. Kami di pemerintah daerah akan terus mendukung melalui berbagai program pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi berstandar nasional, agar tenaga kerja Bondowoso mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP & TK Kabupaten Bondowoso, Dr. Hari Cahyono, S.T., M.M., menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian integral dari implementasi visi daerah melalui program unggulan Angkatan Muda Pekerja Tangguh (AMPUH). Program ini dirancang untuk menciptakan titik temu yang presisi antara kebutuhan spesifik industri dan ketersediaan SDM lokal yang kompeten.

Guna mempermudah alur pelayanan dan transparansi, Bondowoso Job Fair 2026 mengadopsi sistem digitalisasi terpadu melalui Aplikasi Kerja Berkah. Sistem ini memfasilitasi para peserta mulai dari proses pendaftaran, pemetaan kompetensi, hingga tahap seleksi awal secara terintegrasi.

Bukan hanya bursa kerja, rangkaian acara ini juga diisi dengan sejumlah aksi kepedulian sosial dan apresiasi industri, meliputi Penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada lima orang pekerja sektor informal, Pemberian penghargaan kepada empat perusahaan yang dinilai paling patuh terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan Pemberian penghargaan khusus kepada tiga perusahaan dengan angka penpenyerapan dan penempatan tenaga kerja terbanyak pada ajang Bondowoso Job Fair 2025.

Sebagai bagian dari upaya penyiapan SDM unggul di hilir, Balai Latihan Kerja (BLK) Bondowoso turut membuka 10 program pelatihan kompetensi gratis bagi masyarakat. Program tersebut mencakup keahlian yang sangat dibutuhkan pasar saat ini, antara lain: pembuatan roti dan kue, budidaya sayuran hidroponik, barista, administrasi perkantoran, practical office advance, desain grafis muda, menjahit, teknisi telepon seluler, servis sepeda motor sistem injeksi, hingga plate welder.

Melalui rangkaian integratif ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso optimistis kolaborasi segitiga antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan makin solid. Langkah ini diharapkan tidak hanya efektif menekan angka pengangguran, tetapi juga memacu pertumbuhan investasi dan mempercepat terwujudnya visi Bondowoso Berkah yang maju, mandiri, dan sejahtera.